Perawatan Clodi: Teknik Menjemur popok kain

IMG_20161001_162529

Tak perlu banyak penjelasan, gambar di atas bisa menjadi petunjuk untuk Cloth diapering Moms and Dads tentang salah satu cara perawatan popok kain.

Gee Gallery sebagai produsen GG menyarankan teknik penjemuran dengan posisi outer clodi seperti gambar di atas karena cara ini paling aman untuk

(1) mencegah melarnya karet outer clodi apabila hanya salah satu sisinya yang direkatkan ke tali/tiang jemuran. Air yang meluncur turun akan menjadi pemberat pada sisi bawah popok apabila cara tersebut dipakai. Karenanya, disarankan kepada Moms and Dads untuk memberlakukan cara penjemuran seperti gambar di atas, agar air mencari jalan dari 2 sisi outer clodi yang menjulur ke bawah untuk mengurangi berat air pada salah satu sisi

(2) bagian inner harus menghadap ke matahari apabila Moms and Dads ingin menghilangkan noda-noda/sisa bercak pup si Kecil. Tahukah Moms and Dads bahwa sinar matahari bermanfaat untuk menghilangkan noda? Tentunya selain juga memastikan hilangnya bakteri karena bagian inner kering sempurna. Hal yang sama berlaku untuk penjemuran pembalut kain.

Untuk referensi lebih lanjut tentang perawatan popok kain dan pembalut, silakan meluncur ke link ini

Happy Cloth Diapering, Smart Moms and Dads!

Pilih GG? Produk Popok Kain Lokal Juara!

Tahun 2010 lalu, era boomingnya popok kain modern alias cloth diaper (clodi) terjadi di Indonesia. Berbagai merk clodi lokal maupun import bermunculan di pasar produk bayi karena tingginya minat ibu-ibu muda untuk “Go Green” ataupun memastikan kesehatan si bayi dari bahan kimia popok sekali pakai (lihat Alasan Memilih Popok Kain). Hingga hari ini, tidak kurang dari 10 merk clodi lokal (jangan tanya jumlah clodi import apalagi dari Cina) yang membanjiri sosial media atau pasar online, kalau bukan pasar offline.

However, saya punya beberapa merk lokal yang menurut saya tetap unggul dibanding merk clodi lokal lain. Gee Gallery atau sering disebut GG, salah satunya. Bukan, bukan karena kami adalah DISTRIBUTOR RESMI GG sehingga motivasi utama menulis artikel ini agar jualan laku. Justru karena kami tahu kualitasnya GG, sehingga kami sangat niat (alias NIAD ABIS :D) untuk memberi info ke mommies dan daddies untuk memilih produk clodi yang memang tidak merugikan customers. Kualitas GG ini juga yang jadi alasan kami jadi distributor GG. Kami jualan dengan filosofi, bukan hanya jualan mengikuti selera pasar. Intinya, kami memikirkan sekali manfaat produk yang kami jual.

Namun begitu, artikel ini ditulis bukan untuk menyatakan bahwa produk lain selain GG adalah buruk. Saya hanya berniat menuliskan kenyataan tentang GG dan bukan berarti lantas merk lain tidak punya keunggulan, yang mungkin mirip. Jadi, ini memang tentang keunggulan GG, dan bukan tentang kekurangan merk lain. Semoga pernyataan saya ini bisa dimengerti.

Jadi, apa keunggulan GG? Mari kita mulai

1. Seluruh material GG diperoleh dari pabrik di Indonesia yang memiliki standar Oexo-tex 100. Standar ini merupakan standar internasional untuk produk bayi. Jadi, produk GG bisa dikatakan produk lokal.

Alasan ini sangat relevan dengan upaya kita ingin meningkatkan ekonomi lokal dibanding mendukung produk luar negeri yang sering mematikan pengusaha kecil dalam negeri!. Belum ada relevansinya sama babies kita? Coba cek alasan selanjutnya.

2. GG mencetak sendiri semua bahan. Kain GG adalah kain fresh, bukan kain stok yang udah nongkrong di pasar berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan lalu dipesan dan dibuat clodi. Bukan. Jadi, yakin deh, kain yang menjadi bahan untuk semua produk GG itu lebih baru dan hanya dibuat untuk GG.

3. GG tidak menggunakan sablon! Yes, dengan tidak menggunakan sablon, selain membuat berbagai motif keren di GG jadi tidak bladus alias lama-lama hilang, tidak ada zat pewarna atau tinta di GG yang membahayakan si kecil. Bayangkan kalau si kecil Anda yang baru beberapa bulan usianya harus dipakaikan produk yang menggunakan tinta sablon yang beracun dan membuat gerah karena menutup semua pori-pori kain? Karena inisiatif GG untuk menjaga keamanan baby, GG sudah dinyatakan aman untuk bayi, menurut laboratorium SGS (dinyatakan bebas azo dan formaldehida pencetus kanker yang sering ditemukan di produk bayi) sejak 2011. Coba cek, apa clodi lokal pilihan Anda ada pernyataan serupa dari lab-lab sejenis? Ini saya insert pernyataan dari Lab SGS: GG SGS Test Report

4. Produk GG bergaransi satu tahun. Kenapa? karena GG ingin memuaskan customernya, selain pembuktian bahwa produk GG merupakan produk yang berkualitas tinggi. Bila GG tidak berkualitas, alias baru dipakai beberapa kali kancingnya sudah akan copot, ataupun velcronya, misalnya, maka GG tidak akan berani menawarkan layanan ini karena dipastikan akan bangkrut menanggung semua beban produk purna-jual.

Semoga membantu mommies and daddies untuk memilih produk yang memang berkualitas. Harga murah belum cukup untuk menjadi satu-satu pertimbangan, terutama bila produk yang dibeli adalah untuk si Kecil kita tersayang. Right, moms and dad? 🙂

Perawatan Cloth Diaper/Clodi (dan pembalut kain)

Seringkali kami ditanya oleh kawan maupun calon customer, “Bagaimana sih cara perawatan clodi? Susah gak?”. Pada artikel ini, kami mau berbagi cara perawatan clodi berdasarkan pengalaman kami serta dari berbagai sumber lain, termasuk pengalam customer kami.

Perawatan clodi atau cloth diapers alias popok sekali pakai pada dasarnya mudah. Hanya butuh penyesuaian sedikit saja. Kami akan jabarkan cara perawatan clodi mulai dari pencucian, pengeringan dan stripping.

No Perlakuan Yes No With Note
1 Mesin Cuci Ya Dua tabung
2 Manual kucek tangan Ya
3 Detergen Ya Tanpa pewangi, pelembut, pemutih
4 Setrika Tidak
5 Mesin pengering Tidak
6 Stripping Ya Beberapa bulan sekali, atau bila performa clodi menurun (lekas bau pesing, bocor)
7 Insert dijemur di bawah matahari Ya
8 Outer dijemur di bawah matahari Tidak Jemur di bawah bayang-bayang

1. Pencucian

Pada dasarnya, mencuci clodi tidak membutuhkan detergent terlalu banyak. Yang diutamakan dalam pencucian adalah bagaimana urine si kecil yang ditampung oleh insert menjadi bersih. Beberapa cara pencucian yang dilakukan mommies pengguna clodi bahkan tidak menggunakan detergent sama sekali melainkan hanya air mengalir yang banyak sehingga bisa dipastikan insertnya bersih dari urine.

Detergent yang disarankan untuk pencucian clodi (maupun pencucian pembalut kain) adalah detergent yang tidak mengandung pelembut, pemutih, pewangi (misalnya Att@*k Easy). Kenapa? Karena zat pelembut (softener), pewangi maupun pemutih lebih banyak meninggalkan residu (atau sisa) saat dilakukan pencucian. Tiga zat tersebut tidak mudah larut habis terbawa air. Bayangkan kalau mommies menggunakan conditioner saat bershampoo. Walaupun sudah dicuci berulang-ulang, rambut akan tetap licin karena memang zat conditioner itu tidak mudah terbawa habis oleh air (karena memang fungsinya melicinkan dan melemaskan rambut).

Nah, residu pelembut, pewangi dan pemutih ini akan menutup pori-pori insert bila bertumpuk terus. Pada akhirnya, residu akan menghalangi fungsi insert untuk menyerap urine si Kecil. Kemampuan insert yang menurun dalam penyerapan akan ditandai dengan bau pesing yang tercium saat clodi baru saja dipakai ataupun bocornya clodi. Waktunya STRIPPING*.

2. Mesin cuci dan pengering

Penggunaan mesin cuci untuk pencucian clodi sangat diperbolehkan. Jangan lupa rekatkan laundry tab yang terdapat pada outer clodi agar saat pencucian, perekat pada clodi (hook and loop/velcro/perepet) tidak menempel di pakaian-pakaian lainnya. Akan lebih aman juga bila Mommies menggunakan laundry bag, misalnya laundry bag keluaran GG.

Walaupun diperbolehkan untuk pencucian dengan mesin cuci, namun pasti akan lebih awet bila mommies melakukan pencucian manual dengan tangan. Agak lebih capek dan makan waktu, tapi sebagian orang menikmati juga mencuci manual dengan tangan.

Mengenai pengering, penggunaannya sangat tidak dianjurkan. Kenapa? Karena temperatur tinggi merusak serat insert, juga merusak karet bagian outer clodi, khususnya di bagian paha. Hal ini juga membuat performa clodi menurun. Kemampuan insertnya untuk menyerap cairan akan sangat berkurang.

Sejalan dengan tidak bolehnya bagian-bagian clodi ini terkena panas yang terlalu tinggi, maka hindarkan juga penggunaan setrika. Oh ya, untuk mesin cuci front load atau top load yang satu tabung, karena biasanya proses pengeringannya dijadikan satu dengan pencucian, maka tidak dianjurkan penggunaannya untuk clodi.

Panas matahari-lah yang paling baik untuk pengeringan. Bila sedang musim hujan, silakan diakali, seperti penggunaan kipas angin, dll, asal tidak dengan setrika maupun pengering mesin cuci.

3. Stripping

Stripping atau “melucuti (detergent) dari insert” bisa dilakukan dengan berbagai cara:

– Pencucian dengan air mengalir terus menerus hingga busa tidak lagi keluar

– Penggunaan jeruk nipis yang diteteskan pada insert clodi maupun inner clodi

– Penggunaan beberapa produk pencucian, misalnya RLR

– Penggunaan air panas untuk mencuci insert. Namun, penggunaan air panas ini menjadi pilihan terakhir karena akan merusak pori-pori insert.

Ini adalah panduan secara umum untuk pencucian clodi (juga pembalut kain). Namun begitu, saat berpopok kain, biasanya mommies akan menemukan cara-cara baru hasil modifikasi dari “peraturan umum” yang sudah ada. Silakan disesuaikan dengan berbagai kondisi di rumah 🙂

Happy cloth diapering and saving the Earth! 🙂

Discount Hari Anak Internasional

image

Yes! Supaya anak-anak Indonesia semakin sehat agar tumbuh kembangnya maksimal, GG memberikan discount spesial tgl 1-7 Juni 2015 sebesar 15% untuk tiap pembelian retail produk GG berapapun!

Ini dia beberapa produk yang bisa dibeli dengan disc 15% untuk kesehatan si kecil dalam urusan perpopokan. Atau bisa klik di sini

image

Diorder langsung yuk, Mums! Kontak via:
– WA atau sms ke 081316367600/0811877711,
– atau BBM ke 542D24EC

Happy cloth diapering, mummies, daddies and babies 🙂