0

Discount Hari Anak Internasional

image

Yes! Supaya anak-anak Indonesia semakin sehat agar tumbuh kembangnya maksimal, GG memberikan discount spesial tgl 1-7 Juni 2015 sebesar 15% untuk tiap pembelian retail produk GG berapapun!

Ini dia beberapa produk yang bisa dibeli dengan disc 15% untuk kesehatan si kecil dalam urusan perpopokan. Atau bisa klik di sini

image

Diorder langsung yuk, Mums! Kontak via:
– WA atau sms ke 081316367600/0811877711,
– atau BBM ke 542D24EC

Happy cloth diapering, mummies, daddies and babies :-)

0

Tdipe is back!

Tdipe (training pants-diaper) alias popok modern model celana keluaran GG akhirnya kembali :) Sesudah menghilang beberapa bulan, t-dipe GG muncul lagi dengan desain yang lebih nyaman untuk digunakan oleh si Kecil per Maret 2015. Revisi desain Tdipe terletak pada adjustable tab atau karet sambungan pada pinggang yang biasa digunakan untuk menyesuaikan ukuran lingkar pinggang si kecil. Silakan dilihat model terbarunya:

T-dipe pant GG dengan desain adjustable tab terbaru (Maret 2015)

T-dipe pant GG dengan desain adjustable tab terbaru (Maret 2015)

Adjustable tab tdipe yang baru, tampak depan dan belakang

Adjustable tab tdipe yang baru, tampak depan dan belakang

Perubahan pada bagian dalam adjustable tab dimana kancing tabnya sekarang tersembunyi dan karet tidak berkerut sehingga tidak meninggalkan bekas pada kulit si kecil. Karet adjustable tab ini tidak berkerut tetapi sangat elastis karena material didesain khusus dengan elongitas yg sudah diperhitungkan yang terbuat dari 85% polyester dan 15% spandex.

Perbandingan adjustable tab tdipe yang lama dan baru.

Perbandingan adjustable tab tdipe yang lama dan baru.

Tampak belakang adjustable snap tdipe baru dan lama

Tampak belakang adjustable snap tdipe baru dan lama

Silakan dipesan T-dipe pants ini. Kami melayani pembelian ritel dan grosir. Resellers are welcome dengan skema subdisi ongkir menarik!

0

Bonus untuk Customer Bayijempolan.com

Dear Mummies, Daddies and Babies,

Sebagai ucapan terima kasih kami, untuk pembelian produk di bayijempolan.com dan review produk melalui komen, kami akan berikan berbagai bonus dan potongan harga!

Begini bonusnya:

  • 1 review produk: stiker I shop at bayijempolan.com
  • 3 review produk: potongan 5% untuk total pembelian produk berikutnya (tidak berlaku kelipatan)
  • 5 review produk: potongan 10% untuk pembelian satu produk selanjutnya* (bukan total belanja)

*Potongan 10% berlaku untuk tiap satu review yang bertambah pada produk yang tidak sama. Potongan berlaku hanya untuk satu produk yang dibeli berikutnya.

I shop at bayijempolan.com

I shop at bayijempolan.com

Muchas gracias  :)

0

Boba Carrier and Us

Beberapa produk yang kami jual di bayijempolan.com ini kami (Tilla dan Andri –red) ujicobakan kepada anak-anak kami, Sa dan Za. Salah satu yang kami nyatakan “lulus uji coba a la bayijempolan.com maka masuk kategori produk jempolan” adalah Boba Carrier :D. Dengan pertimbangan (dan rasa penasaran) yang matang karena harga Boba yang bahkan melebihi harga beberapa stroller, masing-masing kami memesan Boba (2G waktu itu) untuk dipakaikan ke anak kami masing-masing, di tahun 2011. Saat itu usia kedua anak ini sudah melewati bulan ke enam, paling tidak.

Cerita Sa dan Boba

Saya (Tilla) sempat ragu, “jangan-jangan mubazir deh nih beli Boba Carrier sesudah usia si Sa lewat 8 bulan”. Apalagi sebelumnya saya sudah punya juga Boba Wrap (waktu itu namanya masih Sleepy Wrap). Pertimbangan saya yang lain, misalnya, “Apa masih perlu ya baby carrier lain padahal udah punya yang wrap?”. Tapi justru dari pengalaman saya yang terpuaskan dengan Sleepy Wrap karena kualitasnya yang sesuai dengan “janji” di iklannya, saya justru jadi tergoda ingin tau canggihnya gendongan ini. Boba Carrier ini menangnya di apa-nya sih sampe harganya segitu?

Begitu sang Boba sampai ke rumah, awww gak sabar banget pake karena liat gendongan ini kokoh sekali, apalagi bagian buckle-nya. Motif pesanan saya ini pun cantik sekali, namun gak terlalu femininNamanya motif Soho. Begitu dicoba dengan my Sa dalam gendongan, haduh pokoknya rasanya aman dan peaceful banget deh gendong pakai Boba. Sa terlihat nyaman sekali, dan saya sebagai yang gendong gak merasa beban menggendong tertumpu di satu titik saja.

Sebenarnya selain Sa yang merasa nyaman, saya sendiri juga nyaman karena saat menggendong itu rasanya kayak lagi peluk Sa. Saya, gantian dengan suami tercinta, mulai memakai Boba saat jalan-jalan, misalnya ke mal. Dibanding duduk di stroller, Sa lebih banyak ngoceh kalau jalan-jalan sambil digendong. Mungkin pandangannya yang lebih tinggi dalam gendongan dibanding duduk di stroller membuat dia jadi lebih mudah melihat berbagai hal. Dan gak butuh waktu lama buat Sa mengenali gendongan favorit dia ini sehingga kalau dia lihat saya udah pasang Boba di badan saya, dia jadi excited. Sok menganalisa, saya berasumsi bahwa di mata Sa, Boba = jalan-jalan. Boba = nyaman. Boba = jalan-jalan nyaman.

Saat Sa sudah makin besar dan bisa lengkap kata-katanya, “Boba” jadi kata yang dia keluarkan saat minta diajak jalan, atau saat dia sulit terlelap di tempat tidur walaupun dikelonin. Biasanya, kalau sudah 1 jam bolak-balik gak berhasil tidur, atau terbangun tengah malam dan susah untuk tidur lagi, dia sebut, “Boba”. Maksimal 15 menit gendong, dia pun pulas. Puas banget.

Di saat Sa usia 4 tahun lebih (berat badan sekitar 18kg), Sa masih saja bisa tertidur pulas saat dibawa jalan-jalan. Ternyata, beli Boba Carrier di saat si kecil berusia 8 bulan itu bukan sesuatu yang mubazir, karena, paling gak, kami masih pakai bertahun-tahun kemudian.

Sekarang ini, Boba Soho Sa yang tergantung rapi di dinding menunggu pengguna baru. Mungkin adik kandungnya Sa, Insha Allah, atau adik kecil lain yang mungkin akan sangat menikmati Boba seperti Sa dulu menikmatinya selama 4 tahun travelling: Jabodetabek – Sumatera Barat – Sulawesi Utara – the UK.

Sa on Boba Carrier Soho

Sa (4 tahun 1 bulan, 17,5kg) tertidur dengan pulas on Boba Soho

Aside
0

Tahun 2010 lalu, era boomingnya popok kain modern alias cloth diaper (clodi) terjadi di Indonesia. Berbagai merk clodi lokal maupun import bermunculan di pasar produk bayi karena tingginya minat ibu-ibu muda untuk “Go Green” ataupun memastikan kesehatan si bayi dari bahan kimia popok sekali pakai (lihat Alasan Memilih Popok Kain). Hingga hari ini, tidak kurang dari 10 merk clodi lokal (jangan tanya jumlah clodi import apalagi dari Cina) yang membanjiri sosial media atau pasar online, kalau bukan pasar offline.

However, saya punya beberapa merk lokal yang menurut saya tetap unggul dibanding merk clodi lokal lain. Gee Gallery atau sering disebut GG, salah satunya. Bukan, bukan karena kami adalah DISTRIBUTOR RESMI GG sehingga motivasi utama menulis artikel ini agar jualan laku. Justru karena kami tahu kualitasnya GG, sehingga kami sangat niat (alias NIAD ABIS :D) untuk memberi info ke mommies dan daddies untuk memilih produk clodi yang memang tidak merugikan customers. Kualitas GG ini juga yang jadi alasan kami jadi distributor GG. Kami jualan dengan filosofi, bukan hanya jualan mengikuti selera pasar. Intinya, kami memikirkan sekali manfaat produk yang kami jual.

Namun begitu, artikel ini ditulis bukan untuk menyatakan bahwa produk lain selain GG adalah buruk. Saya hanya berniat menuliskan kenyataan tentang GG dan bukan berarti lantas merk lain tidak punya keunggulan, yang mungkin mirip. Jadi, ini memang tentang keunggulan GG, dan bukan tentang kekurangan merk lain. Semoga pernyataan saya ini bisa dimengerti.

Jadi, apa keunggulan GG? Mari kita mulai

1. Seluruh material GG diperoleh dari pabrik di Indonesia yang memiliki standar Oexo-tex 100. Standar ini merupakan standar internasional untuk produk bayi. Jadi, produk GG bisa dikatakan produk lokal.

Alasan ini sangat relevan dengan upaya kita ingin meningkatkan ekonomi lokal dibanding mendukung produk luar negeri yang sering mematikan pengusaha kecil dalam negeri!. Belum ada relevansinya sama babies kita? Coba cek alasan selanjutnya.

2. GG mencetak sendiri semua bahan. Kain GG adalah kain fresh, bukan kain stok yang udah nongkrong di pasar berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan lalu dipesan dan dibuat clodi. Bukan. Jadi, yakin deh, kain yang menjadi bahan untuk semua produk GG itu lebih baru dan hanya dibuat untuk GG.

3. GG tidak menggunakan sablon! Yes, dengan tidak menggunakan sablon, selain membuat berbagai motif keren di GG jadi tidak bladus alias lama-lama hilang, tidak ada zat pewarna atau tinta di GG yang membahayakan si kecil. Bayangkan kalau si kecil Anda yang baru beberapa bulan usianya harus dipakaikan produk yang menggunakan tinta sablon yang beracun dan membuat gerah karena menutup semua pori-pori kain? Karena inisiatif GG untuk menjaga keamanan baby, GG sudah dinyatakan aman untuk bayi, menurut laboratorium SGS (dinyatakan bebas azo dan formaldehida pencetus kanker yang sering ditemukan di produk bayi) sejak 2011. Coba cek, apa clodi lokal pilihan Anda ada pernyataan serupa dari lab-lab sejenis? Ini saya insert pernyataan dari Lab SGS: GG SGS Test Report

4. Produk GG bergaransi satu tahun. Kenapa? karena GG ingin memuaskan customernya, selain pembuktian bahwa produk GG merupakan produk yang berkualitas tinggi. Bila GG tidak berkualitas, alias baru dipakai beberapa kali kancingnya sudah akan copot, ataupun velcronya, misalnya, maka GG tidak akan berani menawarkan layanan ini karena dipastikan akan bangkrut menanggung semua beban produk purna-jual.

Semoga membantu mommies and daddies untuk memilih produk yang memang berkualitas. Harga murah belum cukup untuk menjadi satu-satu pertimbangan, terutama bila produk yang dibeli adalah untuk si Kecil kita tersayang. Right, moms and dad? :)

0

Pakai Popok Kain Yuk ^_^

Popok kain modern alias cloth diapers alias clodi adalah popok kain yang bisa dipakai ulang untuk menampung pee maupun poo si baby. Saya deskripsikan clodi ini sebagai teknologi yang menggabungkan popok kain konvensional yang hanya menampung satu kali pipisnya si Kecil dengan popok modern sekali pakai (pospak) yang bisa menampung pipis si Kecil hingga berkali-kali. Ya: clodi ini merupakan popok kain yang bisa menampung pipis si Kecil hingga berkali-kali.

10kg baby on B-dipe

Sabai 10,5 kg on B-dipe

Kayak apa sih popok kain ini? Penampakannya jarak dekatnya begini:

B-dipe Galaxy 3-15kg

B-dipe Galaxy
3-15kg

“Lalu kenapa pilih clodi sih, Bun?” itu salah satu pertanyaan yang paling saya sering dengar. Biasanya jawaban saya begini:

1. Popok sekali pakai itu luarrrrrrr biasa sampahnya. Coba deh bunda berhitung dalam sehari si Kecil pakai berapa popok? Kalau gantinya 8 jam sekali, 3 popok sudah jadi sampah tiap harinya. Kalau gantinya 6 jam sekali, maka 4 popok akan menambah landfill (tempat pembuangan sampah akhir) tiap harinya. Nah kalau popok si kecil diganti tiap 12 jam sekali, ya memang hanya 2 buah popok tiap harinya yang akan sampai di tempat sampah. But waaaaiiitt…12 jam baru ganti popok?! waduuuuh, jangan deh Bun!

2. Demi menghemat Rupiah, jangan korbankan kesehatan si kecil karena pakai popok dalam jangka waktu yang lama merupakan salah satu penyebab munculnya ruam popok. Kulit si baby jadi merah-merah, bahkan ada yang menyebabkan infeksi karena kuman-kuman dari urine jadi masuk lagi ke saluran pipisnya.

Nah, dengan clodi yang bisa dipakai ulang, kalaupun ganti popok berkali-kali dalam sehari, tidak membuat jadi bangkrut karena popok yang sudah dipakai tidak dibuang. Sehingga mommies tidak perlu beli popok lagi, beli popok lagi. Ini membuat mommies leluasa untuk mengganti popok dengan frekuensi yang cukup sering (misalnya 4 kali sehari) walaupun cuma punya popok 14 set, misalnya.

3. Total belanja clodi dalam masa satu anak sampai dia lulus toilet training itu pasti lebih murah daripada belanja popok sekali pakai walaupun yang paling murah sekalipun. Hitung-hitungannya begini:

Anggap saja satu buah popok sekali pakai (pospak) harganya Rp. 2,500. Jika satu orang anak menggunakan 3 popok dalam satu hari. Berarti dia memakai:

3 popok x 365 hari = 1.095 popok selama setahun, atau setara dengan 2.190 popok hingga dia lulus toilet training dan tidak pakai popok lagi di usia dua tahun (kalau baru akan lulus toilet training di usia tiga tahun, maka jumlah popok yang dipakai mungkin bisa lebih dari 2.500 buah). Artinya, pengeluaran untuk popok si Kecil adalah

2.190 popok x Rp. 2.500 = Rp. 5.475.000. Memang saya jadi tidak heran ya kalau pospak diincer ibu-ibu kalau pas lagi ada discount di supermarket! Berarti memang secara tidak langsung mommies menyadari bahwa pengeluaran popok sekali pakai ini sedikit banyak membebani pengeluaran rumah tangga.

Nah, berapa sih total pengeluaran beli popok kain modern? Anggaplah dalam sehari si kecil memakai 4 popok. Supaya gak terburu-buru mencuci untuk “kejar tayang” pemakaian, maka dibutuhkan 4 hari rotasi popok. Berarti paling tidak, mommies harus punya 4 popok x 4 hari = 16 popok. Mari berhitung kalau koleksi Mommies adalah popok kain lokal yang kualitas bagus:

16 popok x Rp. 84,000 = Rp. 1,344,000!! Yes: hemat Rp. 4,131,000!!!

Coba dihitung kalau mommies mau punya clodi import yang satu bijinya harganya Rp. 250,000.

16 popok x Rp. 250,000 = Rp. 4,000,000! Yep, masih lebih hemat Rp. 1,475,000! Lumayan untuk beli detergennya :)

4. Daaaan, saya doyan banget deh belanja clodi karena, yaa ampuuun, motif dan bentuknya lucu-lucu banget dan gak membosankan kayak pospak yang biasanya cuma satu warna: putih. Intip ke sini deh kalo mau liat beberapa contoh yang lokal dan yang import

5. Terakhir: pengalaman beberapa teman dan customer clodi saya, clodi ini bisa diturunin dari kakaknya ke adeknya saat punya baby lagi 

Jadi, kenapa masih harus tunggu untuk beralih ke clodi? Coba bayangkan, kalau saja dulu ibu-ibu kita sudah memakaikan kita popok sekali pakai, sekarang ini sampah popok sudah menggunung seperti apa. Apa kita mau mewariskan Bumi yang penuh sampah popok kepada anak-anak kita saat mereka dewasa nanti?